Sabtu, 08 Juni 2019

Kemiringan Ekstrim, Ini Kondisi Jalan Pintas Mudatonu Koliwoten

Foto: Ama Lagamakin
Mudatonu – Ruas jalan pintas yang menghubungkan Dusun Mudatonu dan Dusun Koliwoten saat ini masih sulit dilintasi kendaraan akibat kondisi medan yang memiliki kemiringan ekstrem. Jalan yang baru selesai digusur tersebut menjadi perhatian warga karena dinilai berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan.
Pantauan di lapangan menunjukkan bahwa beberapa titik pada ruas jalan tersebut memiliki kemiringan yang diperkirakan mendekati 30 derajat. Selain itu, badan jalan masih berupa tanah sehingga menjadi licin saat hujan dan berdebu pada musim kemarau.
Kondisi tersebut menyebabkan pengendara sepeda motor harus ekstra hati-hati saat melintas. Bahkan pada tanjakan tertentu, kendaraan roda dua tidak dapat dikendarai secara normal dan harus dituntun hingga mencapai bagian jalan yang lebih landai.
Kalau lewat di sini harus sangat hati-hati. Pada beberapa tanjakan motor harus dituntun karena terlalu curam dan berisiko tergelincir, ungkap salah seorang warga yang kerap menggunakan jalur tersebut.
Tantangan lain terdapat pada titik penyeberangan Sungai Waiblate. Saat ini, akses melintasi sungai masih menggunakan jembatan darurat yang dibangun dari susunan batu. Meski dapat dilalui pejalan kaki dan kendaraan roda dua, kondisi tersebut belum memberikan rasa aman dan nyaman bagi pengguna jalan, terutama saat debit air sungai meningkat.
Meski demikian, keberadaan jalan pintas ini telah membuka akses baru yang memperpendek jarak tempuh antara Mudatonu dan Koliwoten. Warga berharap ruas jalan tersebut dapat terus ditingkatkan sehingga benar-benar menjadi jalur transportasi yang aman dan layak digunakan.
Menurut sejumlah warga, solusi jangka panjang yang perlu dipertimbangkan adalah pembukaan jalur baru dengan trase yang lebih landai. Langkah tersebut dinilai penting untuk mengurangi tingkat kemiringan jalan dan meminimalkan risiko kecelakaan lalu lintas.
Selain pembangunan jalur yang lebih aman, masyarakat juga berharap adanya pengerasan badan jalan serta pembangunan jembatan permanen di atas Sungai Waiblate agar akses transportasi dapat digunakan sepanjang tahun tanpa kendala berarti.
Kalau dibuat jalur baru yang lebih landai, kendaraan akan lebih mudah melintas dan risiko kecelakaan bisa dikurangi. Jalan ini sangat membantu masyarakat, tetapi aspek keselamatan juga harus menjadi perhatian, ujar warga lainnya.
Keberadaan jalan pintas Mudatonu–Koliwoten menjadi harapan baru bagi masyarakat untuk meningkatkan konektivitas antarwilayah. Namun, sebelum dapat dimanfaatkan secara optimal, diperlukan sejumlah perbaikan dan penataan agar akses tersebut benar-benar aman, nyaman, dan mendukung aktivitas warga sehari-hari.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar